materi akidah akhlak kelas 7 bab sholat
Akidah Akhlak
BAB SHOLAT
F. Hal-hal
yang membatalkan shalat
BAB SHOLAT
A. Pengertian
Shalat
Shalat berasal
dari bahasa Arab yang artinya dengan Do’a. Adapun pengertian shalat menurut
bahasa merujuk pada ritual ibadah pemeluk agama Islam. Menurut istilah adalah suatu amal ibadah yang terdiri dari
perkataan-perkataan, perbuatan-perbuatan yang dimulai dengan takbiratul ihram
dan diakhiri dengan salam dan memenuhi syarat dan rukun tertentu.
Shalat
mrupakan rukun Islam yang ke-2, sehingga hukumnya wajib bagi setiap muslim,
sehari semalam sebanyak lima kali. Menurut hadits nabi, shalat adalah tiang
agama, maka barang siapa yang mendirikan shalat berarti ia telah mendirikann
agama Islam, ddan barang siapa yang meninggalkan shalat maka ia telah merobohkan agama Islam. Perintah shalat
pertama kali disampaikan kepada Nabi Muhammad saw. Ketika beliau sedang
melakukan Isra’ Mi’raj langsung dari Allah, satu tahun sebelum hijrah ke
Madinah.
B. Batas
Waktu Shalat Fardu
1.
Shalat
Dhuhur
Jumlah rakaatnya adalah empat. Waktunya
mulai matahari condong ke arah barat dan berakhir sampai bayang-bayang suatu benda sama panjangnya
dengan benda itu.
2. Shalat Ashar
Jumlah rakaatnya empat. Waktunya
mulai bayang-bayang sepanjang bendanya dan berakhir sampai matahari terbenam.
3. Shalat Magrib
Jumlah rakaatnya tiga. Waktunya
mulai dari terbenamnya matahari sampai hilangnya cahaya mega kemerah-merahan.
4. Shalat Isya’
Jumlah rakaatnya empat. Waktunya
mulai hilangnya cahaya mega kemerah-merahan dan berakhir sampai terbit fajar
shadiq.
5. Shalat Shubuh
Jumlah rakaatnya dua. Waktunya
mulai terbit fajar shadiq dan berakhir sampai terbit matahari.
C. Syarat
Wajib Shalat
1. Islam.
Bagi orang yang tidak beragama
Islam tidak wajib shalat.
2. Baligh.
Tanda-tanda baligh.
1) Bagi laki-laki telah berumur lima belas tahun dan
perempuan Sembilan tahun.
2) Telah keluar mani(mimpi basah).
3) Telah keluar haid bagi perempuan.
3. Berakal, artinya orang yang tidak berakal belum wajib
megerjakan shalat.
4. Suci dari Haid dan Nifas.
5. Telah menerima dakwah Islam.
D. Syarat
sah Shalat
1. Suci dari hadats dan najis.
2. Suci badan, pakaian, dan tempat shalat dari najis.
3. Menutup aurot.
4. Telah masuk waktu shalat.
5. Menghadap kiblat.
E. Rukun
Shalat
1. Niat.
2. Berdiri bagi yang mampu.
3. Takbiratul ihram.
4. Membaca surah Al-Fatihah.
5. Ruku’ dengan tuma’ninah.
6. I’tidal dengan tuma’ninah.
7. Sujud dua kali dengan tuma’ninah.
8. Duduk di antara dua sujuddengan tuma’ninah.
9. Duduk rakaat terakhir(duduk tawaruk).
10. Membaca tasyahud akhir.
11. Membaca shalawat atas nabi Muhammad saat duduk
tasyahud akhir.
12. Salam yang pertama.
13. Tertib.
Rukun shalat dibagi ,menjadi
tiga, yaitu :
1) Rukun Qalbi, rukun yang berhubungan dengan hati yaitu
: niat.
2) Rukun Qauli, rukun yang berhubungan dengan perkataan
yaitu: takbiratul ihram, membaca Al-Fatihah, membaca tasyhadud akhir, membaca
shalawat nabi, dan salam.
3) Rukun Fi’li, rukun yang berhubungan dengan perbuatan/gerakan
yaiyu: berdiri, ruku’, I’tidal, sujud, duduk diantara dua sujud, duduk
tasyhadud akhir.
1.
Meninggalkan salah satu rukun shalat..
2.
Tidak memenuhi salah satu dari syarat sah shalat.
3.
Melakukan gerakan yang semestinya tidak dilakukan.
4.
Menambah rukun fi’li, seperti sujud tiga kali.
5.
Berbicara selain bacaan shalat.
6.Makan
dan minum dalam shalat.
7.
Tertawa.
8.
Mendahului imam sebanyak dua rukun.
. G. Adab-Adab
Dalam Shalat
1. Ikhlas.
2. Menyempurnakan Wudhu.
3. Segera melaksankan shalat.
4. Berdzikir kepada Allah.
5. Berdoa saat masuk dan keluar masjid.
6. Shalat dengan khusyu’.
7. Mengamalkan sunah-sunah Rasulullah saw.
H. Dasar
Hukum (Dalil) Kewajiban Shalat
-
Surat Al-Baqarah ayat : 43,83,110.
-
Surat An-Nisa’ ayat : 77, 133.
-
Surat Huud ayat : 114.
-
Surat Al-Israa’ : 78
-
Surat Maryam : 31, 55.
-
Surat Thaahaa : 132.
-
Surat An-Nuur : 56.
- Surat
Al-Ankabut : 45
-
Surat Ar-Ruum ayat : 31.
-
Surat Lqman ayat : 17
-
Surat Al Mujadalah : 13.
-
Surat Muzammil : 20

Komentar
Posting Komentar